Jumat, 13 April 2018
Review-4 Penyimpangan sebagai Proses Sosial
| di April 13, 2018 |Pada perkuliahan 9 April 2018 Pak Rahman membahas materi mengenai penyimpangan sebagai proses sosial.
Pertama Pak Rahman menjelaskan proses Menjadi Penyimpang secara sosiologis penyimpangan terjadi karena seseroang memainkan peran sosial yang menunjukkan perilaku menyimpang.
Sosialisasi Peran Sosial - Perilaku tidak ada sejak manusia lahir, melainkan dibentuk melalui sosialisasi. - Perilaku adalah hasil dari interaksi sosial. Perilaku dalam peran sosial merupakan perilaku yang diharapkan terhadap seseorang pada posisi dan status tertentu menurut referensi kelompok tertentu (Heiss). Manusia mempelajari peran baru dan meninggalkan peran lamanya pada waktu mereka melewati perputaran hidup serta menghadapi situasi baru.
Misalnya: Pada zaman dahulu perempuan memakain celana jeans merupakan sesuatu yang salah/menyimpang, namun seiring berjalannya waktu memakai jeans pada perempuan merupakan hal yang biasa karena pada zaman dulu sudah ada yang mencoba untuk menyimpang dengan memakai celana jeans sehingga menjadi hal biasa untuk saat ini.
Perilaku sosial berkembang tidak hanya karena kita merespon harapan seseorang saat kita dihadapkan dengan norma-norma mereka, namun juga melalui interaksi sosial saat kita mengantisipasi tanggapan orang lain dan menyesuaikan dengan perilaku kita.
Misalnya: Di dalam kelas ketika guru menjelaskan pelajaran, siswa menyesuaikan dengan cara diam dan mendengarkan. Itu sebenarnya karena merupakan harapan guru, dan kemudian murid merespon.
Berikut beberapa definisi yang berkaitan dengan peran: 1. Role Planning (Perencanaan Peran): Perilaku seseorang yang didasri perkiraan bagaimana ia harus bertindak. 2. Role Taking (Pengambilan Peran): Persepsi seseorang terhadap erilaku orang lain. 3. Role Set ( Sekelompok Peran): Sekumpulan hubungan peran yang dimiliki seseorang yang emnyandang status tertentu; atau sekumpulan harapan yang disandang oleh kombinasi identitas aktor tertentu dan semua peran yang berhubungan dengan identitas aktor.
Sumber: - Perkuliahan 9 April 2018,Mata Kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang, FIS-UNJ
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar