Senin, 26 Maret 2018

Review-3 Hukum Pidana

| | 0 komentar

Mata Kuliah: Sosiologi Perilaku Menyimpang





Apa perbedaan hukum pidana dan hukum perdata ??
  • Hukum Pidana
     Menurut C.S.T. Kansil dalam bukunya Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia(hal. 257) memberikan definisi hukum pidana, yaitu:     Hukum yang mengatur tentang pelanggaran-pelanggaran dan kejahatan-kejahatan terhadap kepentingan umum, perbuatan mana diancam dengan hukuman yang merupakan suatu penderitaan atau siksaan.     Pada tindak pidana akan mengakibatkan "kegoncangan" pada masyarakat apabila tidak segera ditangani dengan baik oleh pihak berwajib. Contoh tindak pidana: pembunuhan, penganiayaan, terorisme, pencurian dsb.
  • Hukum Perdata
     Sementara itu, C.S.T. Kansil dalam buku yang sama[1] juga menerangkan mengenai definisi dari hukum perdata, yaitu:     Rangkaian peraturan-peraturan hukum yang mengatur hubungan antar orang yang satu dengan yang lain, dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan.     Dalam tindakan perdata, kerugian yang diderita oleh para pihak yang berkaitan tidak mengakibatkan kerugian yang signifikan pada orang.

Lalu bagaimana proses hukum pidana melalui lembaga??

  1. Kepolisian
  2. Kejaksaan
  3. Pengadilan
  4. LP

Sumber:

- Perkuliahan 26 Maret 2018. Mata Kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang, FIS-UNJ.

- http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt57f2f9bce942f/perbedaan-pokok-hukum-pidana-dan-hukum-perdata



Read more...

Senin, 19 Maret 2018

Review-2 Sudut Pandang Penyimpangan

| | 0 komentar

Mata Kuliah: Sosiologi Perilaku Menyimpang

Ada banyak hal menyulitkan kita untuk menandakan apakah itu perilaku menyimpang atau tidak. Lalu bagaimana kita bisa membedakannya?
Kita dapat melihat penyimpangan dari berbagai sudut pandang, berikut diantaranya:

1. Statistik
Berdasarkan sudut pandang statistik, dikatakan menyimpang dapat dilihat melalui angka statistik dan dilihat pada kondisi saat itu/perilaku yang sama dengan membandingkan data statistik yang ada. Singkatnya kita dapat melihat apakah hal tersebut menyimpang apabila dalam data statistik yang ada hal tersebut rasionya lebih sedikit dibanding yang lain, yang jarang dilakukan oleh kebanyakan orang. Contohnya: Dalam data statistik, pemakai narkoba lebih sedikit daripada yang tidak memakai narkoba berarti dapat dikatakan memakai narkoba merupakan perilaku menyimpang.

2. Absolut
Ada pepatah mengatakan "Sekali di udara tetap di udara" begitu pula dalam sudut pandang absolut "Sekali menyimpang tetap menyimpang". Jadi setiap orang yang pernah melakukan penyimpangan, akan tetap melakukan penyimpangan, terlepas itu bisa disembuhkan atau tidak. Konsep ini banyak dianut oleh para psikolog, misalnya saja seseorang yang kecanduan narkoba walaupun sudah di rehabilitasi, kemungkinan besarnya orang tersebut akan kembali menjadi pemakai.

3. Reaktivis
Dalam sudut pandang reaktivis, melihat penyimpangan sebagai perilaku atau kondisi yang dilabelkan menyimpang oleh orang lain yang kemudian menimbulkan reaksi. Misalnya, orang pasti akan bereaksi apabila melihat sesuatu yang aneh/tidak sesuai/menyimpang. Apabila tidak ada reaksi apapun dari orang sekitar maka hal tersebut tidak dapat dikatakan menyimpang, berarti hal tersebut merupakan hal yang lumrah terjadi. Tetapi sudut pandang ini tidak bisa dipakai secara penuh dan tidak bisa hanya mengandalkan reaksi seseorang saja, karena belum tentu banyak yang merespon terhadap tindakan/perilaku seseorang. Hal ini terjadi karena, saat ini seiring perkembangan zaman masyarakat semakin skeptis terhadap apapun.

4. Normatif
Norma yang menentukan apakah perilaku tersebut dapat dikatakan menyimpang atau tidak, baik tertulis ataupun tidak. Kembali lagi pada norma, yang kita ketahui norma ada empat; Agama, hukum, kesopanan, dan kesusilaan.


Sumber:
Perkuliahan 19 Maret 2018. Mata Kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang, FIS-UNJ.
Read more...

Sabtu, 17 Maret 2018

Review-1 Definisi Perilaku Menyimpang

| | 0 komentar

Mata Kuliah: Sosiologi Perilaku Menyimpang


Apa itu perilaku menyimpang ?


Singkatnya, perilaku menyimpang merupakan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang ada di masyarakat. Setiap makhluk sosial pasti pernah melakukan penyimpang baik dalam skala berat maupun ringan. Tetapi sebelum kita membahas lebih jauh mengenai perilaku menyimpang, sebenarnya apa itu makhluk sosial ? yang kita ketahui selama ini makhluk sosial adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Misalnya saja bayi, bayi yang baru lahir pun memerlukan ibunya untuk bisa hidup dengan cara meminum ASI dari ibunya, bahkan sampai tua pun kita membutuhkan orang lain. 

Lalu bagaimana jika seseorang yang tinggal di dalam hutan, apakah masih bisa dikatakan makhluk sosial ?Jawabannya, seseorang itu sudah tidak bisa dikatakan makhluk sosial karena ia akan kehilangan eksistensinya sebagai makhluk sosial. Untuk beberapa waktu bisa saja ia hidup dengan mengandalkan alam, tapi ia akan kehilangan eksistensinya sebagai makhluk sosial tanpa ada interaksi dengan orang lain, dan bisa saja mengalami gangguan psikologis.

Berikut ini beberapa definisi perilaku menyimpang menurut para ahli:1. James Vender Zender, Perilaku menyimpang adalah perilaku yang dianggap sebagai hal tercela dan di luar batas-batas toleransi oleh sejumlah besar orang.

2. Bruce J Cohen, Perilaku menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak-kehendak masyarakat atau kelompok tertentu dalam masyarakat.

3. Robert M.Z. Lawang, Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku tersebut. 

Lalu, apa pentingnya norma dalam perilaku menyimpang ? Norma dalam perilaku menyimpang penting sebagai patokan dan sebagai ukuran untuk menilai apakah suatu perilaku itu merupakan perilaku menyimpang atau tidak.Dan terakhir, apa pentingnya sosiologi mempelajarai perilaku menyimpang? sosiologi mempelajari perilaku menyimpang guna untuk mencari dasar-dasar keteraturan sosial. 

Sumber:
- Perkuliahan 12 Maret 2018. Mata Kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang, FIS-UNJ.
- https://infosos.wordpress.com/kelas-x/perilaku-menyimpang/

Read more...

Selasa, 13 Maret 2018

Hallo..

| | 1 komentar

Okehh, kali ini gue mau sedikit perkenalan di blog ini..

Ini pertama kalinya gue bikin blog *tertelat emang*, sebenernya blog ini untuk tugas mata kuliah gue, dosen minta mahasiswanya buat ngepost semua materi yang diajarin di blog. Tapi gue jadi ada kepikiran buat nulis semua perjalanan hidup gue *anjaaaaay* di blog ini, mulai dari kehidupan perkuliahan gue yang sebentar lagi berakhir *mau sarjana cuyyy* sampai kehidupan percintaan gue *mungkin* bakalan gue share sedikit disini.. so gue bakalan ngepost di blog ini setiap minggu cuyy

Nahh karna hobby gue jalan-jalan dan MAKAN iya makan *pantes badan gue gendut*, mungkin yang bakal sering gue post itu pasti cerita perjalanan gue dan review tentang makanan *mungkin*...

yaak nama gue Riana gue masih kuliah di PTN Jakarta, yaa you know lah ya kalo diliat dari judul blog gue "Catatan Perjalanan Pengejar S.Pd" berarti pada tau kan gue kuliah dimana, gue sekarang semester 6, 2 semester lagi cuyyyy *aamiin* doain yaa..

okeh gitu dulu perkenalannya, see you !! 




Read more...

Website UNJ

Current Local Time

Popular Posts

About Me

Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Univ. Negeri Jakarta
 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©